Rabu, 10 Juli 2019

Kisah Sukses Berjualan PPOB


Peluang usaha PPOB merupakan salah satu usaha yang lahir berkat lahirnya teknologi informasi. Teknologi yang semakin canggih ditambahlagi dengan kebutuhn masyarakat akan sistem pembayaran yang cepat, dekat dengan lokasi tempat tinggal serta mudah membuat layanan PPOB sangat diminati masyarakat. Dengan adanya layanan PPOB sangat banyak membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pembayaran secara online sistem.

Selain kemudahan bagi konsumen, bisnis PPOB (Payment Point Online Bank) juga memiliki banyak keuntungan bagi agen. Keuntungan yang ditawarkan oleh bisnis PPOB pastinya sangat menarik dan menjanjikan. Selain cukup mudah dijalankan, bisnis ini pastinya akan memberikan hasil yang tidak akan mengecewakan. Tidak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang telah memulai bisnis ini. Banyak sekali cerita sukses dari Bisnis PPOB di Indonesia, salah satunya adalah Heri Parwoto.

Heru Parwoto merupakan salah satu pengusaha yang sukses merintis perusahaan digital yang menjual layanan PPOB. Perusahaan yang dipimpin Heru Parwto berhasil menjual PPOB ke seluruh Indonesia. Lwta bendera perusahaan www.herumedia.com, beliau menjual jasa penjualan PPOB baik untuk konsumen pembayaran satuan maupun menjual untuk agen. Dengan menggabungkan beberapa model bisnis dalam usahanya Heru Parwoto membuat perusahaan www.herumedia.com dikenal sebgai Perusahaan PPOB No 1 di Indonesia.

Sebelum merintis Perusahaan www.herumedia.com Heru Parwoto adalah seorang pekerja profesional. Beliau memulai karir formalya dengan bekerha di perusahaan ritel sebagai staf biasa. Beliau menekui dubia ritel diawal karir di PT. Supra Boga Lestari (Ranch Market), beberapa tahun kemudian beliau dipercaya menduduki posisi supervisor di perusahaan yang sama (2007). Kesuksesan beliau memimpin unitnya membuat karir Pak Heru semakin bagus, untuk kesekian kalinya beliau kembali dipercaya untuk menduduki posisi Manager Meat and Fish Department pada tahun 2007-2010.

Tak puas dengan pengalaman dan tempat bekerjanya, Beliau berusaha untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik pada perusahaan lain. Usaha benar-benar jitu dan mebuahkan hasil, beliau diteria di HERO Supermarket. Bukan hanya perusahaan dan gaji yang berubah, karir beliau pun semakin baik dengan diangkat sebagai Meat Spesialis di Hero Supermaket. Selain itu beliau juga bekerja pada beberapa perusahaan lain yang turut membesarkan nama dan menambah pengalamannya dalam dunia kerja.

Sekian lama bekerja pada perusahaan besar, pengalaman dan sepak terjang dalam dunia ritel mebawanya pada kengina untuk mandiri. Pada tahun 2015 beliau membangun perusahaan digital dbawah bendera www.herumedia.com membuat namanya tercatat sebagai pegusaha muda yang berhasil merintis usaha dan sukses.
www.herumedia.com merupakan perusahaan yang menjual Panel Sosial Media Marketing dan penyedia PPOB No.1 di Indonesia. Sebagai penyedia panel sosial media marketing, herumedia.com melayani semua kebutuhan sosial media marketing. Layanan ini diberikan kepada semua yang membutuhkan layanan sosila media marketing baik sebagai pengguna (user) maupun agen yang dapat menjual kembali layanan ini kepada pengguna lainnya.  Layanan ini sudah ditawarkan sejak pertama kali didirikan.

Kesungguhan dan tekadnya membangun usaha hingga sukses tidak perlu diragukan lagi. Kesuksesannya membangun usaha berkat keuletan dan kesungguhan, kemampuan menghadapi tantangan serta manajemen yang baik. Rasa tanggungjawab dan ramah terhadap siapapun merupakan nilai plus yang dimiliki pebisnis yang masih tergolong muda ini. Semoga makin banyak lahir pengusaha muda lainnya seperti Heru Parwoto agar tercipta lapangan kerja yang banyak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Senin, 22 Oktober 2018

RumahWeb.com, Lebih dari sekedar layanan Domain dan Hosting


Rumahweb.com adalah salah satu provider penyedia layanan domain dan hosting terbesar di Indonesia.  Setiap ada permintaan web dari klien gw arahkan untuk pakai dari rumah web. Bukan tanpa alasan sih, tetapi karena kalau ada masalah apa-apa pada web, yang gw  lihat selama ini baru rumahweb.com yang sangat responsif membantu.

rumahweb.com

Pengalaman yang baru saja terjadi adalah gw mau memperbaharui blog. Mulai dari ganti ini itu sampai macam-macam lah. Biasa, mulai eksplor yang baru-baru biar enak dilihat he he. Wah, gak seperti biasanya, terjadi banyak sekali masalah dan bikin lumayan pusing hehe. Daripada pusing, seperti biasa tuh, langsung chat dengan customer service-nya rumahweb.com. mau tau gimana responnya? Sangat responsive bro.... ini yang bikin senang dan alasan kenapa gw tulis artikel ini. Ha ha ha.

Fitur Chat yang Kece nih
Intinya, costomer service rumahweb.com itu baik banget. Mau bantu dari A-Z nya kita. Dan lebih parahnya lagi, mereka mau loh bantuin hal remeh temeh yang gak penting, dalam artian sebenarnya kita bisa kerjain sendiri, tapi mereka tetap mau bantu kalo kita butuh bantuan. Pengalaman gw seperti itu.

Udah dulu ya, ini sebenarnya artikel curhat hehe. Berhubung blog saya azisnizar.com lagi diset ulang, belum jadi juga nih gw kerjain, jadi gw share disini aja. Daripada lupa, ya kan ehehe. Sebenarnya udah lama pengen nulis yang satu ini, tapi ntar sok ntar sok mulu jadi lupa. Daripada daripada, ditulis langsung aja, itung-itung terima kasih sama rumahweb.com yang udah kasih service terbaiknya selama ini buat kerjaan-kerjaan gw.  Alhamdulillah...selesailah ya. Mari kerja lagi hehe.

Sabtu, 09 Juni 2018

Bisnis Online yang Semakin Menjanjikan

Ilustrasi (credit: http://www.tanjungpinangpos.co.id)

Bisnis online adalah bisnis yang paling menjanjikan ditengah persaingan usaha yang semakin ketat. Banyak orang yang sukses dalam waktu yang relatif lebih cepat dengan memulai bisnis online. Dan mereka yang sukses saat ini adalah mereka yang berani memulai dan mencoba terjun langsung mengambil peluang ini.

Peluang bisnis online terbuka sangat besar di Indonesia. Hal ini disebabkan Indonesia memiliki jumlah penduduk yang begitu besar dan ditambah lagi dengan budaya belanja  masyarakat Indonesia yang terbilang cukup fantastis. Coba kita ingat berapa banyak kita belanja barang yang terkadang tidak kita butuhkan tetapi terbeli?. Nah, itu maksudnya... kadang kita seperti itu, apa aja kita beli padahal belum tentu kita butuh, ya kan?.

Ilustrasi (Credit: 73am.blogspot.com)

Bisnis online dapat dilakukan oleh siapapun dan dengan modal berapapun, bahkan tanpa modal dapat memulai bisnis online. Tidak mengherankan jika anak-anak muda banyak yang sukses berbisnis onlien saat ini. Beberapa peluang bisnis online yang dapat dilakukan yaitu dapat menjual produk yang sudah ada, menjadi reseller produk orang lain untuk menghindari resiko modal besar, dan menjadi dropshipper karena hanya memiliki modal yang sangat minimal atau memilih tidak ingin mengeluarkan modal. Itu pilihan, siapapun bisa dan berpeluang untuk suskses.

Memulai bisnis toko online tidak sesulit membuka toko offline. Jika untuk membuka toko offline kita membutuhkan modal yang begitu besar diawal, maka bisnis online tidak demikian. Untuk membuka bisnis online hanya dibutuhkan kemauan untuk memulai, mau belajar, dan konsisten mengelola bisnis dengan baik.

Marketplace adalah platform jual beli online yang sudah ada dan sangat disukai oleh penjual maupun pembeli. Untuk menggunakannya pun diberikan secara gratis. Di marketplace kita bisa menjual apapaun yang kita mau karena disana bertaburan supplier produk apapun yang kita inginkan. Kemudahan jualan di marketplace seperti ini merupakan sebuah peluang bisnis yang harus dimanfaatkan secara baik oleh semua pebisnis online.

Ilustrasi (Credit: bisnisukm.com)

Beberapa marketplace yang sangat terkenal dan sangat banyak dikunjungi pembeli adalah shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Ketiga marketplace ini sepertinya berhasil mencuri perhatian dan memenangkan pasar online di Indonesia. Hingga kemarin misalnya hampir seluruh produk fashion di ketiga marketplace tersebut habis terjual, bahkan banyak pembeli yang tidak terlayani.

Tertarik untuk mencoba berbisnis online?, jangan menunda lagi karena menunda adalah cara terbaik untuk menyesal. Mulailah untuk berbisnis saat ini. Salam semangat, semoga sukses dengan bisnisnya.

Jumat, 15 Desember 2017

Menyiasati Usaha yang terlanjur Vakum

Semua pengusaha tentu ingin usaha yang dibangun langsung sukses. Mustahil ada orang yang mati-matian membangun usaha terus ingin tidak sukses.  Kalaupun ada, mungkin kita harus tanya, “Apakah beliau sehat?”, rasanya tidak ada yang demikian.

Kenapa usaha bisa vakum?
Bayak sebab yang menyebabkan usaha menjadi vakum. Manajemen usaha yang tidak baik, pengalaman belum banyak, stok bahan baku langka atau susah didapat, bahan baku mahal, beban operasional berat, karyawan yang tidak bertanggungjawab, atau penyebab lainnya.

Bagaimana kalau usaha yang kita bangun terlanjur vakum?.
Kalau usaha sudah terlanjur vakum, yang pertama sekali yang perlu anda lakukan adalah:
1.     Tulis kembali tujuan usaha anda.
Menulis tujuan usaha adalah cara kita menyadarkan diri bahwa ada mimpi yang belum tercapai. Ada kebaikan-kebaikan yang bisa didapatkan dengan usaha ini. Dengan demikian paling tidak pikiran, hati, dan semangat akan tergerak untuk kembali bangkit menjalankan usaha. Kumpulkan semua menjadi satiu, bulatkan tekad untuk berjuang.

2.     Buat daftar modal usaha yang masih kita miliki
Modal yang dimaksudkan disini bukan hanya uang, tetapi semua aspek meliputi keahlian/skill yang dimiliki, teman, barang atau alat, uang, dan segala sesuatu yang kita punya sebelumnya untuk dapat kembali kita pergunakan membangun usaha kembali.

3.     Buat daftar orang yang siap membantu
Salah satu yang menguatkan kita menghadapi apapun adalah support system. Kalau support system ini baik, maka baiklah kita kedepan. Support sistem adalah segala sesuatu atau semua orang yang ada disekitar kita yang membantu dan menjadi penambah semangat dalam usaha. Support sistmem dapat berupa keluarga, saudara, teman dekat, kerabat, mamupun teman bermain. Siapapun yang ada dilingkungan yang membantu kita maka disebut support sistem.
Support sistem ada 2 (dua) kategori. Yang pertama kategori baik dan yang kedua kategori buruk. Support sistem yang baik akan memberi dukungan yang baik untuk lingkungannya. Demikian sebaliknya untuk kategori kedua.

4.     Bersiap
Setelah proses diatas, maka mulailah mengadakan persiapan. Cek dan recek semua kebutuhan. Pastikan semua terpenuhi dengan standar minimal. Jangan terlalu berharap maksimal karena pada hakikatnya usaha bisa dimulai dengan modal minimal.
Mulailah untuk mengumpulkan semua sopport sistem untuk diskusi agar menemukan semangat memulai usaha.

5.     Mulai aktifkan usaha kembali
Selanjutnya mulailah menjalankan usaha dengan modal berapapun yang kita punya. Tidak perlu modal besar, dengan modal minimalpun kalau diusahakan dengan baik-pun akan berjalan usaha yang dibangun.


Tips dan Trik

Senin, 31 Juli 2017

Duta

Lama sekali gak kesini, kangen juga sebenarnya. Banyak sekali yang ingin ditulis, karena terlalu banyak jadinya gak ada yang ditulis. Alasan yang terlalu biasa sebenarnya ya, he he he.

Ceritanya beberapa waktu yang lalu ada Pemilihan Duta Lingkungan Aceh 2017, dan Kota Langsa kembali mengirim konstestan untuk ikut serta dalam acara tersebut. Tahun lalu Kota Langsa berhasil memenangkan Duta Lingkungan Aceh 2016 kategori Pria, tetapi tahun ini harus rela melepaskan embel-embel duta karena dimenangkan oleh kabupaten lain.


Moral of the story-nya adalah terlepas dari menang atau tidak, sebenarnya semua orang adalah duta. Duta untuk keluarganya, lingkungannya, daerahnya dan duta untuk...untuk..., dan untuk... (isi aja sendiri). Yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana menjadi bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, daerah, negara dalam bidang apapun dan sekecil apapun itu.

Kamis, 26 Maret 2015

Pentingnya Promosi Produk UKM Untuk Membangun Brand Awarness


Gambar Ilustrasi (Sumber: budiawan-hutasoit.blogspot.com)

Pernahkah kita berpikir kenapa banyak produk perusahaan multinasional yang sudah terkenal masih beriklan. Lihat saja produk-produk perawatan tubuh & kecantikan, makanan, bahkan produk otomotif sekalipun masih beriklan disaat namanya sudah melambung tinggi. Bahkan rela merogoh budget yang fantastis untuk beriklan.

Iklan yang dilakukan sejumlah produk ternama tersebut bukan hanya untuk mengejar jumlah penjualan. Target lain dari promosi iklan seperti ini adalah bagaimana mempertahankan eksistensi produk di mata publik. Tentu saja tujuan akhir dari iklan semacam ini adalah untuk meningkatkan brand awareness terhadap produknya yang akan bermuara pada posisi sebuah produk terhadap produk yang sama dalam persaingan pasar.

Fenomena iklan produk-produk yang sudah memiliki nama besar merupakan sebuah contoh betapa pentingnya promosi untuk meningkatkan brand awareness. Peningkatan brand awareness sendiri akan membentuk posisi produk yang baik, terlebih dalam persaingan pasar yang sudah sangat padat.

Untuk kondisi pasar saat ini, dibutuhkan upaya promosi yang lebih kencang untuk mendapatkan hati konsumen. Dengan peningkatan jumlah promosi iklan, maka sangat memungkinkan untuk menambah jumlah orang yang terekpos brand yang kita miliki. Dengan demikian kemungkinan untuk mendapatkan pasar yang lebih besar kian terbuka. Lalu bagaimana dengan produk UKM?

Hingga saat ini, sedikit UKM yang sudah mulai melakukan promosi iklan melalui media publik baik televisi maupun cetak. Kondisi ini tentu dipahami karena dibutuhkan dana yang besar untuk dapat beriklan di media tersebut. Hal ini bukan berarti UKM tidak bisa melakukan promosi. Banyak cara-cara kreatif yang dapat dilakukan untuk promosi, terlebih dengan perkembangan media sosial sangat mungkin UKM juga mendapatkan peluang yang sama membangun brand awareness.

UKM bisa memanfaatkan sosial media untuk melakukan promosi dan membangun brand awareness. Media sosial yang umumnya gratis ini, jika dimanfaatkan dengan baik akan mendatangkan pengaruh yang luar biasa. Tentunya dengan cara-cara yang kreatif agar kegaiatn promosi menjadi fun dan berdampak positif. Banyak sekali ulasan tentang cara promosi kreatif bertebaran, tinggal bagaimana  memahami dan mencoba mempraktekkannya. Dengan demikian, kondisi budget yang tidak terlalu besar bukan alasan UKM tidak melakukan promosi dan meningkatkan brand awareness produknya.

Peningkatan Brand awareness sangat penting dilakukan produk UKM. Terlebih menghadapi pasar MEA yang akan datang, untuk memenangkan pasar MEA dibutuhkan brand awareness yang tinggi. Bukan tidak mungkin dengan pertarungan pasar terbuka kita akan kalah karena edukasi pasar yang terlambat atau tidak dilakukan. Disamping ada kecendruangan pasar domestik  yang lebih terpikat dengan produk asing walaupun dengan kualitas dan harga yang sama. Disinilah pentingnya edukasi pasar dan kesadaran brand.

Demikian sedikit ulasan tentang pentingnya brand awareness bagi produk UKM, semoga produk local mampu berjaya dalam pertaruangn pasar dalam maupun luar negeri.

Selasa, 03 Maret 2015

Anak Muda Gak Boleh Bawa Beban Banyak

Sumber:http://www.jalanjalankenai.com 

Usia tua dan muda sebenanarnya relatif, tergantung bagaimana menempatkan diri dan menyadari tugas dan fungsinya. Tentu saja menyesuaikan dalam lingkungan keluarga, kerja, dan lingkungan masyarakat sebagai anggota  komunitas tempat tinggal. Jadi berapapun usia kita saat ini, yang penting adalah bagaimana mempertahankan hidup aktif, produktif, bermanfaat, dan tentu saja sehat.

Berbicara masalah usia, saya teringat sebuah kutipan dalam buku Prof. Kasali bertajuk Self Driving, Menjadi Driver atau Passanger . Dalam buku tersebut beliau menjelaskan anak mudah itu lincah, hanya dengan mengenakan kaos bisa kemana-mana. Oleh karena itu anak muda tidak perlu membawa beban terlalu banyak, supaya lebih mudah bergerak.

Ungkapan beliau dalam buku ini sebenarnya memiliki dua pengertian. Pengertian yang pertama mungkin beban dalam arti fisik. Dimana seorang anak muda kalau kemana-mana ya harusnya simpel. Gak perlu membawa baran-barang yang terlalu banyak, cukup dengan kaos dan barang yang penting saja. langsung jalan, dengan demikian anak muda lebih gampang mau kemana saja. Pengertian yang kedua adalah dalam arti beban secara psikologis. Seorang anak muda tidak seharunya memikirkan hal-hal yang terlalu berat. Karena beban-beban seperti ini akan mengganggu perjalanannya kedepan. Anak mudah haruslah fun, mudah dalam bergerak dan tidak terganggu dengan masalah-masalah yang membuat langkahnya terhambat. Jadi, berhati-hatilah dengan apapun yang menyebabkan pengaruh yang tidak baik.

Berbicara masalah beban, semua orang tentu membawa sesuatu dalam perjalanannya. Semua orang demikian, terlepas dari sesimpel apa orangnya, yang pasti ada sesuatu yng dibawa. Saya misalnya, selalu simple dalam segala hal, walaupun terkadang orang melihatnya rumit hehe. Sederhana saja, kalau mau kemana-mana yang penting ada beberapa kebutuhan penting  dalam perjalanan.

Beban saya sebenarnya kalau kemana-mana itu sangat sedikit. Karena saya tidak mau ribet, tapi kalau dibutuhkan harus ada. Nah, biasanya yang saya bawa kalau kemana-mana adalah minyak kayu putih, sebuah buku bacaan, dan sebuah tasbih kecil. Semua itu ada kisahnya masing-masing he he he.

Minyak kayu putih saya sediakan karena memang saya sering masuk angin atau gak enak badan, kalau tiba-tiba pusing ya langsung pakai minyak kayu putih aja cukup. Karena  memang tidak suka minum obat, sebelum sakitnya pakai “banget”. Buku bacaan saya bawa karena saya suka baca, kalau lagi senggang gak ada yang bisa dibaca itu bikin mati gaya, ujung-ujungnya beli Koran. yang penting tetap baca untuk killing time. Kalau tasbih kecil yang selalu di tas,  memang sejak dahulu kala, untuk kenyamanan aja. karena sebagai hamba Allah, kita harus selalu mengingat-Nya. Kalau di bus kan gelap, gak ada lampu, daripada ngayal melow-melow ngikutin musik gak jelas mending zikir. Itu gak selalu juga loh, yang penting ada heheh.

Selain benda-benda di atas, sebenarnya ada yang lain yang saya bawa kalau bepergian. Saya penyuka batik, jadi kalau saya kemana-mana biasanya selalu ada baju batik di tas. Sebenarnya ini antisipasi saja kalau tiba-tiba ada acara ya Alhamdulillah ada batik, berhubung juga batik bias dipakai kemana-mana. Selain itu, kalau perjalanan malam saya juga menyediakan cream anti nyamuk yang di oles itu loh. Berhubung saya alergi serangga, kalo digigit nyamuk bisa gatal seluruh badan dan bikin uring-uringan gak jelas, mending antisipasi pakai Au**n aja. Jadi lebih aman dan bebas alergi. Sebenarnya karena tau diri aja sih he he he.

Akhirnya, inilah barang-barang yang saya bawa kemana-mana. Tulisan ini sengaja saya tulis untuk mengikuti tantangan 1st GA - Benda yang Wajib Dibawa Saat Jalan-Jalan

Minggu, 01 Maret 2015

Getok Tular Marketing



 
Gambar Ilustrasi (Sumber: sidomi.com)
Beberapa waktu yang lalu dunia sosial media dihebohkan dengan beredarnya sejumlah meme tentang Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Banyak sekali meme beredar sejak Film Mini Seri AADC  Line dirilis. Semua orang berlomba-lomba membuat meme sendiri dengan mengutip salah satu percakapan dalam mini seri tersebut. Tidak hanya itu, bagi yang tidak bisa membuat meme, paling tidak ikut share meme yang beredar. Percakapan yang luas di media sosial seperti ini berhasil, Line menjadi hangat diperbincangkan dan semakin dikenal di Indonesia.

Beberapa hari ini dunia dan Indonesia juga dihebohkan dengan beredarnya foto baju yang memperdebatkan warna putih keemasan atau biru hitam. Hampir semua orang mebicarakan tentang perdebatan warna ini, bahkan ada yang memperdebatkan dalam keluarga dan mempublikasikan di facebook, twitter, dan media sosial lainnya. Gambar baju putih keemasan atau biru hitam memang tidak memperkenalkan brand secara spesifik. Namun cukup menggemparkan media sosial untuk sebuah perdebatan yang menarik.

Kedua contoh tersebut merupakan promosi yang luar biasa, murah dan efisien. Pakar marketing Jonah Berger dalam bukunya yang menjadi best seller New York Times “Contagious” menyebut promosi seperti ini dengan “Getok Tular”. Getok tular adalah promosi yang memanfaatkan kesenangan orang untuk berbagi informasi baik positif maupun negatif. Getok tular sendiri dapat dilakukan dengan memberikan sebuah umpan yang menarik ke publik selanjutnya memancing keinginan publik untuk menyebarkan informasi dengan suka rela. Tentu saja semua orang mau melakukannya karena sesuatu yang menarik, menyenangkan, dan mendapatkankan feedback yang menyenangkan pula dari teman sosial media.

Dalam banyak kasus getok tular berhasil mengantarkan sebuah brand untuk dikenal luas di pasar. Tentu saja kita merasakan bagaimana berhasilnya Line di Indonesia misalnya, banyak orang tau dan penasaran dengan aplikasi Line sehingga mencari dan mengunduh aplikasi tersebut. Banyak kasus lain juga mendapatkan keberhasilan yang serupa dan bahkan diluar negeri banyak yang hasilnya lebih baik.

Getok tular dapat dilakukan siapaun dan untuk produk apapun. Namun, getok tular harus diprogram senatural mungkin, tidak mengandung unsur yang menyinggung perasaan orang atau kelompok, dan tentu saja tidak melawan kaidah-kaidah ilmiah. Untuk itu membuat getok tular juga harus direncanakan dengan matang. Beredarnya meme Line “Memangnya beda… di… dengan di…”, memang secara ilmiah memiliki perbedaan waktu, namun tidak demikian jauh. Akan tetapi percakapan tersebut sangat menyentuh pasar remaja dan anak muda karena Line memang menyasar pangsa pasar tersebut. Demikian juga beredarnya perdebatan baju tadi, memang pada dasarnya ada pembuktian ilmiah yang dapat menjelaskan perbedaan persepsi warna akibat pengaruh kondisi saraf dan emosi saat itu. Dan ini dimanfaatkan dengan baik oleh pembuat meme untuk mengeluarkan getok tular ini. Dalam sebuah Journal marketing (online) juga sudah dibahas tentang perdebatan warna baju ini sebagai strategi yang luar biasa.

Akhirnya belajar dari keberhasilan getok tular kedua contoh di atas, semoga teman-teman pembaca yang punya produk atau usaha dapat memanfaatkan promosi dengan cara ini. Promosi ini sangat murah, efektif, dan yang paling penting dapat menyasar target konsumen yang diinginkan. 

Selamat berkarya, salam semangat.

Jumat, 20 Februari 2015

Memenangkan UKM dalam MEA

Negara-negara ASEAN (Sumber:www.antaranews.com)
Pemberlakuan Masyarakan Ekonomi  Asean (MEA) sudah di depan mata tidak dapat dipungkiri lagi. Di dalam negeri geliat menghadapi MEA sudah begitu terasa. Walaupun yang terlihat dipermukaan adalah kecenderungan perusahaan-perusahaan besar berlomba mempersiapkan diri, bahkan beberapa BUMN mendapatkan suntikan dana dari pemerintah untuk  mempersiapkan menghadapi tantangan ini. Lalu bagaimana dengan UKM yang memang membutuhkan banyak sekali polesan agar tampil menarik dimata sepuluh Negara Asean lainnya.

Memoles penampilan UKM Indonesia untuk mampu bersaing dalam tantangan MEA bukan perkara mudah. Hal ini tentu dipengaruhi oleh banyaknya kekurangan pada UKM lokal. Permasalahan yang tidak sederhana ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah mengingat MEA akan diberlakukan pada penghujung tahun ini. Andai UKM mampu bersiap dan mempercantik diri, tentu akan sangat menguntungkan Indonesia, namun andai tidak mampu maka akan berjatuhan UKM lokal karena kalah dalam persaingan MEA. Kondisi ini akan berdampak pada perekonomian Indonesia tentunya.

Untuk memenangkan MEA, UKM Indonesia membutuhkan banyak perbaikan disegala bidang. Diantara hal yang masih kurang baik dalam UKM kita adalah kualitas produksi, ketersediaan bahan baku, teknologi, SDM, promosi, biaya produksi yang tinggi, dan persaingan harga harga pasar masih menjadi tantangan yang besar. Tidak mudah untuk memperbaiki semuanya dalam waktu singkat, namun jika pemerintah memberikan perhatian lebih untuk UKM tentu kondisinya akan lebih baik.


Pelaku UKM tidak dapat bergerak sendiri untuk bersaing dalam pasar terbuka. Setidaknya berbagai kekurangan yang dimiliki akan membuat perjuangan pelaku UKM akan sulit. Dibutuhkan peran pemerintah untuk membuat UKM berdaya menghadapi tantangan sekelas MEA. Semoga pemerintah memiliki perhatian pada UKM agar tetap survive menghadapi tantangan pasar Asean dan global.